SEJARAH DESA DI KECAMATAN ARAHAN KABUPATEN INDRAMAYU


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS WIRALODRA



SEJARAH DESA
ARAHAN KIDUL

Desa Arahan Kidul-Bangkir, Kecamatan Arahan, Indramayu, termasuk desa yang memiliki riwayat panjang. Desa ini terbentuk beberapa abad lampau. Jejaknya mengarah pada satu nama tokoh Nyi Buyut Biyana. Ia adalah tokoh sakti yang embuka desa ini seorang diri dengan cara membakar hutan. Tokoh ini dimakamkan tepat di tengha-tengah desa. Makamnya pun dikeramatkan.             

Sejak heboh kemunculan siluman pencabut nyawa, Desa Arahan Kidul selalu jadi bahan perbincangan banyak orang. Dan menurut banyak orang, ternyata desa ini meninggalkan garis sejarah yang panjang. Tapak sejarah itupun menunjuk sebuah makam tua yang begitu dikeramatkan warga. Itulah makam Nyi Buyut Biyana, pendiri desa Arahan Kidul ini yang kono katanya berasal dari Kerajaan majapahit. Anehnya, meski makamnya dikeramatkan orang, tapi tak ada yang berani untuk  berziarah kemakam tersebut. Apalagi sampai meminta macam-macam kepada penghuni kubur.

Menurut cerita dari mulut kemulut, dulu, blok Arahan Kidul adalah daerah yang angker. Di daerah ini pernah mengalir sebuah sungai bernama Cidempet. Sungai ini menginduk ke sungai cimanuk yang berair deras. Sekarang sungai Cidempet sudah kering dan rata dengan tanah. Tokoh-tokoh daerah in, pada masa itu selain Nyi Buyut Biyana adalah Ki Buyut Santri, Ki Buyut Samin, Ki Buyut Bali, Ki Buyut Madujaya, dan Ki Buyut Muslim. Mereka begitu dikenal karena semasa hidup selalu menebar kebaikan.                                              

Seperti diceritakan Abdul Manan, tokoh desa, dulunya daerah ini banyak bergentayangan roh-roh halus. Hal ini disebabkan kedekatannya dengan kompleks pemakaman umum Cukul. Memang, roh-roh itu tidak menganggu warga. Tapi kemunculannya secara fisik, sering membuat orang lari terbirit-birit.    
           
Tahun 1950-an, pernah terjadi peristiwa aneh. Salah satu bagian di kompleks pemakaman Cukul pernah ambrol ke dalam tanah. Beberapa makam terlihat amblas. Anehnya, ada sebuah makam yang penghuninya sesosok mayat terbungkus kain kafan robek-robek. Ia tengah duduk bersila. Oleh juru kunci makam, kuburan itu ditimbun lagi dengan tanah. Peristiwa ini pun sangat menggemparkan warga ketika itu. Tokoh pendiri desa Arahan Kidul yaitu:

·         Nyi Buyut Biyana
Dia adalah pendiri desa Arahan. Ia seorang yang memiliki kesaktian luar biasa. Menurut cerita orang-orang tua di sana, Nyi Buyut Biyana berasal dari Kerajaan majapahit. Ia lalu hijrah ke daerah arahan dan membuka kampung dengan cara yang aneh. Ia menunggang kuda sambil tangannya menebangi pohon-pohon. Setelah itu ia membakarnya. Semua dikerjakan seorang diri. Lama kelamaan, kampung semakin ramai dan menjadi desa. Sehingga dikenallah nama blok Nyi Buyut Biyana. Sampai akhir hayat, tokoh ini dimakamkan di desa Arahan Kidul.        
            Konon, pada waktu-waktu tertentu, dari kuburan Nyi Buyut Biyana sering keluar sinar terang. Atas kejadian-kejadian aneh itu, maka makam Nyi Buyut Biyana dikeramatkan orang. Tapi anehnya, meski dikeramatkan, kuburannya jarang diziarahi. Meski begitu, makam sang tokoh tetap dipelihara warga. Sekelilingnya diberi pagar tembok dan atasnya dikasih cungkup.           
Menurut keterangan warga, makam Nyi Buyut Biyana berada tepat di tengha-tengah desa. Bahkan ada yang bilang jika makam ini sebaga pancernya (pusat) Desa Arahan. Sebuah makam keramat, sudah lazim terlihat banyak diziarahi. Anehnya, makam Nyi Buyut Biyana tak pernah diziarahi. Apalagi sengaja orang sampai nginap dimakam itu untuk mencari berkah. Dulu, pernah ada orang yagn tidur di mkam Nyi Buyut Biyana untuk maksud tertentu. Namun tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba saja orang itu terlempar ke semak-semak di sektiar makam. Sejak itulah orang tak berani macam-macam di kuburan ini.
Kejadian lain, pernah ada beberapa warga mengkoordinir untuk perbaikan makam. Ia memintai sumbangan kepada warga. Tapi setelah terkumpul, uang itu malah dibawa kabur ke Jakarta. Nah, saat dalam perjalanan, orang-orang ini mengalami kecelakaan dan semuanya tewas. Namun, meski ada juga yang menziarahi, kebanyakan dilakukan bulan Oktober setiap tahun. Ketika itulah ratusan orang silih berganti berziarah.




SEJARAH DESA
CIDEMPET
Profil Desa

1.1     Kondisi Umum Desa


Desa Cidempet merupakan desa yang merupakan bagian dari wilayah kec.Arahan yang terletak di wilayah brat. Secara umum kondisi Desa Cidempet tidak begitu berbeda dengan desa-desa yang lain mengingat sebagian besar yang ada di wilayah kecamatan Arahan merupakan area pertanian non teknis.

1.2         Sejarah Desa


Desa Cidempet merupakan satu-satunya Desa yang  namanya masih kedalam rentetan cerita sejarah pergerakan Nasional dalam  “Pergerakan Rakyat Cidempet “ yang dipelopori oleh Ki Madrias dan kawan-kawan dalam melawan pemerintahan colonial Belanda.
            Desa Cidempet  pada awalnya merupakan salah satu dari Kecamatan Lohbener , hingga pada tahun 1998 Kecamatan Lohbener  mengalami pemekaran menjadi dua Kecamatan yaitu Kecamatan Lohbener dan Kecamatan Arahan.
            Dalam perjalanannya  Desa cidempet mengalami pemekara menjadi dua desa yaitu Desa Cidempet dan Desa Sukadadi pada tahun 1989.

1.1          Terbentuknya Desa Cidempet

Menutatarut c

1.1         Terbentuknya Desa Cidempet

Menurut catatan Desa Cidempet, asal mula terbentuknya Desa Cidempet secara administrative terjadi sekitar pertengahan abad-19, tepatnya pada tahun 1863 M.
Adapun kuwu atau kepala Desa yang pernah menjabat selama beberapa periode terakhir diantaranya adalah...
1)      Wangwing
2)      tjarwing
3)      Dulkahar
4)      Murad
5)      Pj. raskadi (1986-1988)
6)      Dalim (1988-1998)
7)      Dalim (1999-2007)
8)      Masjaya (2008-2014)
9)      Masjaya (2015-2021)

1.2     Sejarah pembangunan Desa

TAHUN
KEJADIAN YANG BAIK/KEBERHASILAN
KEJADIAN BURUK/KEGAGALAN
2007
Pembangunan jembatan RT.10

2007
Pembangunan jembatan RT.09

2007
Pembangunan TPT RT.10

2007
Pengerasan jalan Desa RT.10

2008
Pengerasan jalan Desa RT.10

2008
Pengerasan jan Desa RT. 01-03

2008
Pengerasan jan Desa RT.13

2009
Pengaspalan Jalan Raya Cidempet 

2010


2011
Membangunan MCM seluruh Desa Cidempet

2011
Pengerasan Jalan Lingkungan RT.4-7(NMPM)

2011
Drainase RT.1-3 (NMPM)

2011
Pavingisasi gang RT.06

2012
Pembangunan jembatan RT.06

2012
Drainase RT.08 (NMPM)

2013
Penerasan jalan lingkungan RT. 10

2013
Pengerasan jaln RT.11

2013
Drainase RT.08 dan RT.14

2013
Pavingisasi gang-gang Desa

2014
Rehabilisasi Balai Desa

2014
Pembuatan Gorong-gorong Semang

2014
Pembangunan Drainase RT. 13 (NMPM)


1.3     Legenda Desa ( Sasakal )


Menurut  Legenda yang berkembang dikalangan masyarakat Desa Cidempet, pada awalnya   adalah daerah bantaran sungai besar pada saat itu, Yaitu sungai cimanuk dan sungai kali maja. Pada wilayah inilah kedua sungai itu bertamu yang kemudian mengarah ke muara Cantigi. Dengan dasar dua pertemuan aliran sungai besar itulah “ Cidempet “ murni yang merupakan akronim atau singkatan dari kata “ Cai Dempet “ yang berarti air yang bersatu/Dempet. Dikarenakan pada masa itu ( sekitar abad ke-15 ) Indramayu merupakan bagian dari Wilayah Kerajaan Padjajaran. Maka menggunakan akronim sunda sangat wajar saja dilakukan.

1.4         Topografi

Desa Cidempet merupakan desa yang berada dilingkub Kecamatan Arahan, kabupaten Indramayu. Dan termasuk desa yang mempunyai Wilayah yang cukup luas, dibandingkan desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Arahan.
Desa Cidempet merupakan desa dengan penduduk yang hampir 83% berpenghasil dari penggarapan hasil pertanian baik sebagai petani maupun buruh tani.

1.5         Kondisi Pemerintahan Desa

1.      Pembagian Wilayah Desa
Desa Cidempet terdiri dari  3 dusun, 3 RW dan 14 RT, yaitu:
a.       Dusun Timur/ dusun pring (RT 01, RW 03)
b.      Dusun tengah RT 04/ 09 yang terletak di tengah-tengah Desa Cidempet
c.       Dusun barat atau walid RT 10, RW 14 yang terletak di sebelah barat Desa Cidempet.
2.      Luas Wilayah Desa Cidempet
a.       Pemukiman                   : 133,396 Ha
b.      Persawahan                   : 162 Ha
c.       Luas perkebunan          : - Ha
d.      Perkuburan                   :  1,5 Ha
e.       Perkarangan                  : - Ha
f.       Taman                           : -
g.      Perkantoran                  : -
h.      Pertanian                       : -
i.        Lahan umum lain          : - Ha
Jumlah                         : 296, 896 Ha

Desa Cidempet terdiri dari empat dusun, 3 RW dan 14 RT
§   Dusun 1 kebon pring ( RW 0I s/d RT 03
§   Dusun 11 kebon Bandos ( RW 04 s/d RT     16 )
§   Dusun 111 Bonjot ( RW 07 s/d RT 10 )
§   Dusun 1V Waled ( RW 11 s/d RT 14 )
Dimana Dusun 1 merupakan kampong kebon pring yang berlokasi ujung timur dari Desa Cidempet. Sedangkan Dusun 11 adalah kampong Bandos lokasi masih sebelah Timur dari kantor Desa Cidempet, Dusun 111 merupakan kampong Bonjot yang berlokasi Timur utara barat dari kantor Desa Cidempet, sedangkan Dusun 1V merupakan kampong Waled yang berate di sebelah barat dari kantor kepala Desa Cidempet.



SEJARAH DESA
PRANGGONG

1.6         Legenda Desa ( Sasakala )                              

Desa Pranggong merupakan desa yang menjadi  bagian di wilayah Kecamatan Arahan yang terletak di sebelah barat. Kondisi desa Pranggong mempunyai karakteristik yang hamper sama dengan desa – desa di wilayah kecamatan Arahan , wilayah desa pranggong merupakan areal pertanian non- teknis.

1.7         Terbentuknya Desa Pranggong                         

Berkat perjuangan dari terdahulu kita dengan kerja keras sehingga terbentuk Desa Pranggong , Desa Pranggong dulu menurut sejarah cerita orang terdahulu, bahwa masih banyak tanah kosong dan rawa yang belum bias dimanfatkan. Sehingga untuk mencari kebutuhan sehari-hari masih kekurangan.

Adapun Nama-nama Kuwu atau Kepala Desa Pranggong diantarnya :
1.      Kuwu Narman  ( 1935  s/d 1940)
2.      Kuwu Meo                   (1940  s/d 1945)
3.      Kuwu Wais       (1945  s/d 1950)
4.      Kuwu Carma    (1950  s/d  1956)
5.      Kuwu Salam     ( 1956 s/d 1961)
6.      Kuwu Mita       (1961  s/d  1967)
7.      Kuwu Rawin    (1967 s/d 1973)
8.      Kuwu Warsan   (1979 s/d 1985)
9.      Kuwu Ali                      (1985  s/d 1991)
10.  Kuwu Rilan      (1991  s/d  1996)
11.  Kuwu kasim     (1997  s/d  2007)
12.  Kuwu H. Pardi ( 2008 s/d  2014)
13.  Kuwu H.Pardi  ( 2015  s/d  2021 ) sampai sekarang.

1.8         Sejarah Pembangunan Desa


Tahun
Kejadian yang Baik / Keberhasilan
Kejadian Buruk / Kegagalan
1
2
3
2008
1.Rehab jalan pulo gosong Rt.17/Rw.03
panjang1000 M
2.Rehab jalan waled Rt.12/Rw.03  s/d
Rt.14/Rw.03  sepanjang 2000 M
3.Rehab jalan kalen palu Rt.05/Rw01
Sepanjang 500 M

2009
1..Pembangunan pipa Induk PDAM panjang
2.500 M lokasi Blok waled Rt.12  s/d
Rt.15
2.Rehab balai Desa Pranggong P.13    L.14 M
T.3,5 M    Lokasi Rt.06/Rw.02
3.Pembangunan jalan setapak

2010
1.Pembangunan jalan setapak dari PPIP
pemerintah pusat, Lokasi pembangunan
Rt.01/Rw.01
s/d Rt.17/Rw.03  sejumlah 17 Rt Sepanjang
700 M

2011
1.Rehab rumah tidak layah 4 unit

2012
1.Pembangunan senderan TPT  Blok waled
panjang 1200 M,
2.Pembangunan jalan setapak.
Ds. pranggong Rt.10/Rw.02 Panjang 300M
3.Pengaspalan jalan Ds.blok waled panjang
500 M

2013
1.Pembangunan Senderan Dreinase Blok
Buyut Datu Panjang 410 M,
2.Pengaspalan jalan Desa blok jembret 500M
3.Pengerasan dasar jalan penghubung desa
300M.
4.Pembangunan 2 unit rumah roboh.

2014
1.Pembangunan senderan blok karang malang
Panjang 253 M
2.Pembangunan 4 unit rumah musibah pasca
Banjir 2013.
3.Pembangunan jalan setapak lokasi Rt.01,
Rt.04, Rt.05, Rt.06   panjang 300 M
4.pembangunan madrasah PUI Al Ihsan 2
Local
5.pembangunan jalan senderan TPT  Rt.10
Panjang 100 M dan Rt.04 panjang 30 M
6.Rehab Pustu Kesehatan lokasi samping
balai Desa Pranggong.
7.Pembangunan penerangan jalan umum
(PJU) lokasi  Rt.12, Rt.13 dan Rt.14
8.Rehab Jembatan Rt.11/Rw.02
penghubung panjang  6 M   L . 6 M
9.Pembangunan puskesmas pembantu Lokasi
Rt.06/R.0210.
10.Pembangunan jalan lingkungan Desa
Pranggong  P.101 M    L.2,5 M  Dari dana
ADD.Th.2014  Rp.28.350.000
Musibah banjir ketinggian 1 M yang mengakibatkan banyak rumah rusak
Pada bulan januari 2014


1.9         Letak Geografis                                                           


            Desa Pranggong terletak di Daerah Kawasan Indramayu, dengan luas Wilayah 651,7 Hektar yang terdiri dari 9 Blok  dengan 3 Rukun Warga (RW) dan  17 Rukun Tetangga (RT) yang merupakan    salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan  Arahan Kabupaten Indramayu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Sastra Pada Masa Hindu - Budha

Makalah : Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Berbicara

Sejarah Desa Kecamatan Indramayu - Kabupaten Indramayu